Praktisi Ekonomi & Sosial Soroti Dugaan Jual Beli Slot Penerbangan, Desak APH Bertindak

Jakarta (DNN) – Polemik dugaan praktik jual beli jam penerbangan “prime time” di maskapai pelat merah Garuda Indonesia terus menuai sorotan. Setelah manajemen Garuda membantah tudingan tersebut, kini giliran praktisi ekonomi dan sosial yang angkat bicara.

Menurut pengamat ekonomi publik Andi Irwandi, praktik semacam itu – apabila benar terjadi – tidak hanya merugikan konsumen, melainkan juga berpotensi menimbulkan kerugian negara, mengingat Garuda Indonesia adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang harusnya menjadi pilar layanan publik sekaligus penyumbang pemasukan bagi negara.

“Kalau benar ada transaksi jual beli slot penerbangan dengan nilai miliaran, ini bukan sekadar masalah bisnis. Ini menyangkut keuangan negara karena Garuda adalah BUMN. Maka, potensi kerugian negara jelas ada dan aparat penegak hukum (APH) tidak boleh diam,” tegas seorang praktisi ekonomi yang juga aktivis sosial nasional, Selasa (7/10/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transparansi dalam pengelolaan jadwal penerbangan harus menjadi prioritas, mengingat masyarakat sangat bergantung pada layanan Garuda untuk rute-rute tertentu. Apabila ada oknum yang memperjualbelikan jam terbang favorit, hal itu jelas mengorbankan kepentingan publik demi keuntungan pribadi.

Praktisi sosial menambahkan, masalah ini juga erat kaitannya dengan keadilan sosial. “Rakyat kecil yang butuh akses transportasi udara pada jam-jam tertentu justru dirugikan. Jika benar ada mafia slot penerbangan, maka yang diuntungkan hanyalah segelintir pihak, sementara masyarakat luas dirugikan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, ia mendesak Presiden Prabowo Subianto yang saat ini gencar melakukan langkah bersih-bersih terhadap praktik-praktik yang merugikan keuangan negara, untuk memberikan perhatian serius terhadap isu ini.

“Kami percaya Presiden Prabowo berkomitmen menegakkan tata kelola BUMN yang bersih. Dugaan ini harus menjadi pintu masuk untuk membenahi manajemen maskapai pelat merah, dan bila terbukti, pelaku harus ditindak tegas,” tutupnya.

Saat ini publik menunggu tindak lanjut dari Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, dan aparat penegak hukum terkait dugaan jual beli slot penerbangan Garuda yang dituding bernilai miliaran rupiah.

  • Related Posts

    Info Kehilangan: Telah Tercecer Satu Bundle Sertifikat Tanah A.n IBRAHIM HASSAN

    PEKANBARU (CPC) – Dengan ini diberitahukan bahwa telah hilang satu rangkap Sertifikat Tanah Hak Milik atas nama IBRAHIM HASSAN, yang terletak di Jalan Datuk Ibrahim No. 30, RT. 05/RW 01,…

    Polda Pastikan Kasus SPPD Fiktif DPRD Riau Tak Mandek, Target Tetapkan Tersangka di Bulan Juni

    PEKANBARU (Cakappos.com) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau memastikan penanganan kasus dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau tahun anggaran 2020–2021 tetap berjalan aktif…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Kasus Dugaan Korupsi MOT RSUD Dumai Dinilai Menggantung, Aktivis Soroti Potensi “Dipeti-eskan”

    Kasus Dugaan Korupsi MOT RSUD Dumai Dinilai Menggantung, Aktivis Soroti Potensi “Dipeti-eskan”

    Putusan MK Tegaskan Produk Jurnalistik Tidak Dapat Dipidana, Pakar Hukum: Pers Bebas Bukan Tameng Pelanggaran Hukum

    Putusan MK Tegaskan Produk Jurnalistik Tidak Dapat Dipidana, Pakar Hukum: Pers Bebas Bukan Tameng Pelanggaran Hukum

    Kasus Pengadaan MOT RSUD Dumai: Langkah Kejari Dumai Menuju Transparansi

    Kasus Pengadaan MOT RSUD Dumai: Langkah Kejari Dumai Menuju Transparansi

    Tokoh Senior Dumai Dikabarkan Merapat, PAN Kota Dumai Kian Solid

    Tokoh Senior Dumai Dikabarkan Merapat, PAN Kota Dumai Kian Solid

    Surat Edaran Akhir Tahun Wali Kota Dumai Dinilai Akal-Akal Anggaran, PPK Terancam Jadi Tumbal

    Surat Edaran Akhir Tahun Wali Kota Dumai Dinilai Akal-Akal Anggaran, PPK Terancam Jadi Tumbal

    Kajari Dumai, Saatnya Bongkar Elite di Balik Proyek MOT RSUD!

    Kajari Dumai, Saatnya Bongkar Elite di Balik Proyek MOT RSUD!